Kurangnya jam tidur, terutama bagi remaja yang menghabiskan jam malam di media sosial, ternyata dapat menyebabkan depresi dan kecemasan.

Demikian menurut sebuah penelitian terbaru.

Ilmuwan telah mengukur kualitas tidur dan penggunaan media sosial dari 467 orang, dan menemukan bahwa interaksi online yang tersedia 24 jam sehari bisa berdampak pada masalah kesehatan mental.

Dr. Cleland Woods mengatakan, “Masa remaja bisa menjadi masa peningkatan kerentanan untuk timbulnya depresi dan kecemasan, dan kualitas tidur yang buruk dapat berkontribusi untuk ini.”

Adalah penting bahwa kita memahami bagaimana media sosial digunakan berkaitan dengan ini.

Bukti semakin mendukung hubungan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental, terutama selama masa remaja.

Ini berarti kita harus berpikir tentang bagaimana anak-anak kita menggunakan media sosial.

Sam Haidy

Respon Pembaca

komentar