“SAYANG, saya mau mengundang teman ke rumah kita malam ini untuk makan malam.”

“Apa? Kamu gila? Rumah berantakan gini. Saya belum sempat belanja apa-apa.

Kulkas kosong. Piring semua kotor. Saya juga tidak tahu mau masak apa!

“Ya, saya tahu. Justru karena itu saya mengundang dia.”

“Maksudmu apa, sih?”

“Teman saya itu berencana mau menikah. Saya mengundang dia ke rumah kita supaya dia mempertimbangkan lagi rencananya itu.”

Moral cerita:  Jika kau tak bisa mengubah nasib burukmu, jadikanlah nasib buruk itu nasihat bagi orang lain.

Respon Pembaca

komentar