Oleh Wawan Eko Yulianto

 

Karena aku selalu punya lima menit, yang bagiku tak ada bedanya dengan jarak antara terbentukan bima sakti dan menjadi bulat sempurnanya bumi, aku putuskan mengunjungi Al Mustafa.

Sekejap mata aku sampai di hadapannya.

“Selamat datang, penguin muda,” katanya.

“Apa kabar, Al Mustafa?” jawabku dengan pertanyaan. Waktu tak boleh bergerak dalam hening.

……

Selengkapnya baca Timbalaning – Wawan Eko Yulianto

 

 

Respon Pembaca

komentar