Ia juga punya pilihan banyak. Baru saja ia mendapatkan tawaran untuk tinggal di sebuah kota di Eropa, semacam residensi sebagai pengarang. Ia boleh membawa istri dan anak-anaknya ke sana. Tawaran itu mungkin akan ia tolak, soalnya ia ingin anaknya Kidung Kinanti merasakan dulu sekolah di Indonesia, supaya yang tercerabut dari akar budaya negerinya.

Kutipan dari sebuah artikel di situs Oprah.com di sampul belakang novel “O” sungguh tak berlebihan. Eka di novel ini membuktikan dirinya sebagai pencerita kelas dunia, “a master novelist not to be missed”. ***

Respon Pembaca

komentar

1 2 3 4 5